Evaluasi Tebal Perkerasan Lentur Akibat Beban Berlebih Dengan Metode Austroads Menggunakan Program Circly 6.0

Anita Rahmawati(1*), Muhammad Iqbal(2), Emil Adly(3)

(1) Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
(2) Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
(3) Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Faktor utama terjadinya kerusakan jalan yaitu akibat dari angkutan barang yang membawa beban melebihi sumbu terberat suatu kendaraan (Overload). Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan desain tebal perkerasan menggunakan beban standar dan akibat beban berlebih kendaraan. Metode Austroads digunakan dalam mendesain tebal perkerasan, sedangkan Program Circly 6.0 digunakan untuk mengevaluasi kemampuan tebal perkerasan tersebut dalam memikul beban. Data LHR dan beban kendaraan digunakan untuk menghitung nilai Equivalent Standard Axles (ESA), Cumulative Growth Factor (CGF), dan Design Equivalent Standard Axles (DESA), sehingga dapat diketahui jenis material dan tebal setiap lapis perkerasan menggunakan Design Chart. Dari hasil penelitian didapatkan tebal lapis perkerasan untuk umur rencana 20 tahun dengan CBR tanah dasar 5% untuk beban standar yaitu Lapis permukaan 17,5 cm (Aspal, Modulus 3000 MPa), Lapis pondasi atas 10 cm (Granular, Modulus 350 MPa), dan lapis pondasi bawah 25 cm (Cemented Material, Modulus 5000 MPa), sedangkan untuk beban berlebih dengan material yang sama, tebal perkerasan terdiri dari Lapis permukaan 22,5 cm, Lapis pondasi atas 10 cm, dan  lapis pondasi bawah 20 cm. Beban berlebih yang digunakan dalam perhitungan masuk dalam kategori pelanggaran tingkat II (5-15%) dan tingkat III (>25%).  Dari Program Circly 6.0 dapat diketahui bahwa desain Lapis perkerasan untuk beban standar maupun beban berlebih sudah memenuhi standar dan aman untuk digunakan. Hal ini ditandai dengan nilai Cumulative Damage Factor (CDF) ≤1

Keywords

Austroads Method, Circly 6.0, Design Equivalent Standard Axles (DESA)

References

Morisca, W., 2014, Evaluasi Beban Kendaraan Terhadap Derajat Kerusakan Dan Umur Sisa Jalan (Studi Kasus: PPT Simpang Nibung Dan PPT. Merapi Sumatra Selatan. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(4), 692-699.

Sentosa, L. & Roza, A. 2012, Analisis Dampak Beban

Overloading Kendaraan pada Struktur Rigid Pavement Terhadap Umur Rencana Perkerasan (Studi Kasus Ruas Jalan Simp Lago-Sorek Km 77 S/D 78), Universitas Riau, Pekanbaru. Jurnal Teknik Sipil 19 (2), 161-168.

Handayani, D., Sarwono, D., Puspitasari, S. T., 2016, Evaluasi Struktur Perkerasan Jalan Lintas Angkutan Barang (Peti Kemas) Surakarta-Sukoharjo, e-Jurnal Matriks Teknik Sipil 1, 1072-1077.

Sari, D. N., 2014, Analisa Beban Kendaraan Terhadap Kerusakan Jalan Dan Umur Sisa, Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(4), 615-620

Pais, J. C., Amorim, S. I. R., & Minhoto, M. J. C., 2013, Impact Of Traffic Overload On Road Pavement Performance. Journal of Transportation Engineering, 139(9), 873-879

Sentosa, L., Roza, A. A., Teknik, J., Fakultas, S., & Universitas, R.,2012, Analisis Dampak Beban Overloading Kendaraan Pada Struktur Rigid Pavement Terhadap Umur Rencana Perkerasan (Studi Kasus Ruas Jalan Simp Lago – Sorek Km 77 s/d 78 ). Jurnal Teknik Sipil ITB, 19(2), 161-168.

Sugiyanto, G., 2005, Optimasi Beban As Truk untuk Memininalkan Biaya Transportasi dan Kerusakan Kontruksi Jalan. (Studi Kasus Ruas Jalan Solo-Kartosura-Boyolali Provinsi Jawa Tengah), Jurnal Dinamika Rekayasa, 1(1), 21-28.

Atiya, A, F., Sari, O. D. W., Purwanto, D., Setiadji, B. H., 2014, Analisa Pengaruh Kinerja Jembatan Timbang Terhadap Kinerja Perkerasan Dan Umur Rencana Jalan (Studi Kasus Jembatan Timbang Salam, Magelang), Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(3), 662-673

Pandey, S. V., 2013, Kerusakan Jalan Daerah Akibat Beban Overloading. Jurnal Teknik Sipil, 11(58), 1-8.

Simanjuntak, G. I., Pramusetyo, A., Riyanto, B., & Supriyono., 2014, Analisis Pengaruh Muatan Lebih (Overloading) Terhadap Kinerja Jalan dan Umur Rencana Perkerasan Lentur (Studi Kasus Ruas Jalan Raya Pringsurat, Ambarawa-Magelang). Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(3), 539-551.

Ede, A. N., 2014, Cumulative Damage Effects Of Truck Overloads On Nigerian Road Pavement, International Journal Of Civil & Enviromental Engineering IJCEE-IJENS, 14(1), 21-26

Sukirman S 1999 Perkerasan Lentur Jalan Raya (Yogyakarta : Nova)

Peraturan Pemerintah, 2013, Jaringan Lalulintas dan Angkutan Jalan, Jakarta.

Peraturan Pemeritah Daerah Istimewa Yogyakarta, 2010 Tentang Kelebihan Muatan Angkutan Barang, DIY

Austroads., 2004, A Guide To The Design Structural Design Of Road pavement, Australia:Austroads

Wandi, A., Saleh, S., dan Isya, M., 2012, Analisis Kerusakan Jalan Akibat Beban Berlebih (studi Kasus Jalan Banda Acaeh-Meulaboh KM 69 s/d KM 150), Jurnal Teknik Sipil Universitas Syah Kuala, 5 (3) 317-328

Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional, 2018, Data Lalu Lintas Harian Rata-rata Tahun 2014 – 2018 Ruas Jalan Raya Solo – Yogyakarta Km 9 – 15, Yogyakarta.

Dishub DIY Bidang Angkutan Darat, 2015, Jumlah Pelanggaran Kelebihan Beban (Overloading) pada Jembatan Timbang Kalitirto & Tamanmartani Tahun 2015 (Yogyakarta)

Circly, 2006, Pavement Design Workshop, Australia

Refbacks

  • There are currently no refbacks.