Penilaian Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja

Dwi Iryaning Handayani, Adi Purwanto

Abstract


Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek penting dalam mengendalikan semua risiko yang ada didalam
operasional perusahaan sehingga Penerapan (K3) ditempat kerja dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada setiap kegiatan
proses produksi. Kecelakaan yang terjadi di lingkungan kerja sebagian besar 88% disebabkan karena perilaku yang tidak aman
(unsafe action), 10% kondisi lingkungan kerja yang tidak aman (unsafe condition) dan 2% tidak diketaui penyebabnya. Oleh karena
itu manajemen perusahaan harus melakukan analisis terhadap manajemen risiko yang diharapkan dapat mengurangi dan melindungi bahkan menghilangkan risiko kecelakaan kerja (zero Accident) pada tenaga kerja dengan melakukan pencegahan pada timbulnya kecelakaan kerja selama melakukan kegiatan proses produksi. Tujuan penelitan ini yaitu melakukan identifikasi potensi bahaya dan melakukan penilaian risiko bahaya yang akan terjadi di PT. X divisi Particle Board di area glue kitchen, forming dan press line. Terdapat 23 kejadian risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang sudah di identifikasi. Adapun risiko yang paling banyak terjadi yaitu pada tahapan proses forming dan press process. Tingkat risiko yang paling tinggi yang bisa berpotensi kematian (ektstrem risk) yaitu ketika pekerja melintasi tangga forming dan hot press. Sedangkan tingkat risiko yang paling rendah yaitu ketika pekerja terbentur besi beam, terkena flake yang tajam dan terkena oli panas saat terjadi kebocoran pipa.


Keywords


risiko keselamatan, risiko kesehatan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Powered by OJS | Design by ThemeOJS