Evaluasi Kinerja Gedung Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Purbalingga Dengan Analisis Pushovera

Arnie Widyaningrum, Yanuar Haryanto

Abstract

Dalam rangka meningkatkan pelayanan bidang kependudukan, kabupaten Purbalingga membangun gedung baru Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dengan fungsi sebagai perkantoran, gedung dua lantai ini termasuk bangunan dengan kategori resiko II yang menurut peraturan harus memiliki level kinerja minimal LS (Life Safety) untuk kala ulang gempa 500 tahun. Kajian ini bertujuan untuk menentukan kinerja gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Purbalingga. Kajian dilakukan menggunakan analisis pushover yang merupakan teknik yang populer oleh karena kemudahaanya, yang banyak digunakan untuk mengevaluasi baik bangunan baru maupun lama. Hasil kajian menunjukkan pada saat tercapai titik kinerja, diperoleh gaya geser dasar sebesar 609510,9 kg dan 687598,1 kg masing-masing pada sumbu X dan sumbu Y. Rasio simpangan yang terjadi masing-masing adalah 0,71% pada sumbu X dan 0,85% pada sumbu Y. Nilai keduanya kurang dari 1% yang menandakan bahwa kinerja struktur gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Purbalingga ini berada pada level IO (Immediate Occupancy) dimana tidak terdapat kerusakan yang berarti pada struktur, kekuatan dan kekakuannya kira-kira hampir sama dengan kondisi sebelum gempa. Komponen nonstruktur masih berada ditempatnya dan sebagian besar masih berfungsi jika utilitasnya tersedia. Gedung dapat tetap berfungsi dan tidak terganggu dengan masalah perbaikan. Dapat disimpulkan bahwa perancangan gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Purbalingga telah memenuhi kaidah kegempaan

References

ATC-40. (1996). Seismic Evaluation and Retrofit on Concrete Buildings, Volume 1. Dalam ATC-40, Seismic Evaluation and Retrofit on Concrete Buildings, Volume 1. California: Seismic Safety Commission State of California.

Badan Standarisasi Nasional. (2012). Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktut Bangunan Gedung dan non-Gedung. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

BMKG. (2012, Januari 7). http://balai3.denpasar.bmkg.go.id/tentang-gempa. Dipetik Maret 6, 2017, dari http://balai3.denpasar.bmkg.go.id: http://balai3.denpasar.bmkg.go.id/tentang-gempa

BPS. (2015, September 4). https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1268. Dipetik Maret 3, 2017, dari https://www.bps.go.id/: https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1268

detikNews. (2014, Januari 26). http://news.detik.com/berita/2478499/banyumas-daerah-yang-paling-parah-terkena-dampak-gempa-kebumen. Dipetik 3 6, 2017, dari http://news.detik.com: http://news.detik.com

Dewobroto, W. (2005). Evaluasi Kinerja Struktur Baja Tahan Gempa dengan Analisa Pushover. Dalam W. Dewobroto, Evaluasi Kinerja Struktur Baja Tahan Gempa dengan Analisa Pushover. Yogyakarta: Universitas Pelita Harapan.

Federal Emergency Management Agency (FEMA). (2012). Seismic Performance Assessment of Buildings. Redwood: nehrp.

FEMA 154. (2015). Handbook for Rapid Visual Screening of Buildings for Potential Seismic Hazard. Federal Emergency Management Activity.

FEMA 310. (1998). Handbook for Seismic Evaluation of Buildings. Federal Emergency Management Agency.

Gathot Heri Sudibyo, Y. H. (2016). Pengaruh Perubahan Gempa Terhadap Kinerja Model Gedung Perkantoran Lima Lantai Pada Kondisi Tanah Sedang di Wilayah Cilacap. Konfrensi Nasional Teknik Sipil 10.

Ima Muljati Ginsar, B. L. (t.thn.). Seismic Performance Evaluation of Building with Pushover Analysis .

Nivedita N. Raut, S. D. (t.thn.). Pushover Analysis of Multistoried Building. Global Journal of Researches in Engineering Civil and Structural Engineering, 2013.

Purba, H. L. (2014). Analisis Kinerja Struktur Beraturan dan Ketidak Beraturan Horizontal Sesuai SNI 03-1726-2012. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 1-8.

Yanuar Haryanto, G. H. (2015). Kinerja Model Struktur Gedung Lima Lantai pada Kondisi Tanah Keras di Wilayah Banyumas. Dinamika Rekayasa.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.