Analisis dan Peningkatan Kinerja Mesin Bubut Menggunakan Failure Mode Effects Criticality Analysis di Bengkel XYZ

Yogi Purnomo(1), Ayu Anggraeni Sibarani(2), Indro Prakoso(3*)

(1) 
(2) Universitas Jenderal Soedirman
(3) Universitas Jenderal Soedirman
(*) Corresponding Author

Abstract

Bengkel XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi dan memperbaiki produk komponen. Bengkel XYZ sering menghadapi masalah downtime sehingga aktivitas produksi menjadi terhambat dan menyebabkan tertundanya pengiriman pesanan konsumen. Perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) menunjukan terdapat mesin bubut  yang memiliki nilai OEE dibawah 85%, yang berarti kinerjanya belum baik berdasarkan standard yang ditetapkan oleh Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM), yaitu pada mesin bubut IK, mesin bubut IIS, dan mesin bubut IIIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dan dampak yang ditimbulkan oleh mesin bubut yang memiliki kinerja belum baik menggunakan failure mode effect and criticality analysis (FMECA). Hasil analisis identifikasi FMECA menunjukkan: (1) pada mesin bubut IK potential failure modes terdapat 1 kategori tolerable dan 8 kategori unacceptable memiliki critical priority tertinggi, yaitu ketidak-presisian pada chuck dengan nilai RPN sebesar 900, (2) pada mesin bubut IIS potential failure modes terdapat 1 kategori tolerable dan 7 kategori unacceptable memiliki critical priority tertinggi yaitu kerusakan pada main bearing dan kerusakan pada gearbox dengan nilai RPN a sebesar 900, (3) pada mesin bubut IIIS potential failure modes terdapat 2 kategori tolerable dan 9 kategori unacceptable dengan critical priority tertinggi, yaitu kerusakan pada internal dinamo motor memiliki nilai RPN 900. Perbaikan yang dilakukan Bengkel XYZ adalah dengan membuat perencanaan perawatan mesin bubut, standar kebersihan mesin, tanggung jawab bagi operator, dan pelatihan bagi operator serta untuk mempertahankan kondisi mesin agar tetap terkontrol dapat melakukan daily checklist untuk memeriksa keadaan mesin

Keywords

Mesin bubut, Failure Mode Effect and Criticality Analysis (FMECA), Criticality Matrix

Full Text:

PDF

References

Cendani A. S. Perbaikan Sistem Pemeliharaan Mesin Thresher Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance dan Failure Mode Effect and Criticality Analysis. Skripsi. Sumatera Utara: Universitas Sumatera; 2021.

Anggraini M, Maulana R. Pengaruh Pemeliharaan mesin terhadap kualitas sepatu pada PT. Nikomas Gemilang. Sains: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2016; 9(1), 59-74.

Adiratna T, Reduksi Six Big Losses Menggunakan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada Pabrik AMDK K3PG. Doctoral dissertation. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember; 2017.

Rouabhia-Essalhi R, Boukrouh E. H, Ghemari, Y. Application of failure mode effect and criticality analysis to industrial handling equipment. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 2022; 120(7), 5269-5280.

Octavia, L. Aplikasi Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk Pengendalian Kualitas pada Proses Heat Treatment PT. Mitsuba Indonesia. Doctoral dissertation. Universitas Mercu Buana; 2010.

Catelani M, Ciani L, Galar D, Patrizi G. Risk assessment of a wind turbine: A new FMECA-based tool with RPN threshold estimation. IEEE Access, 8, 20181-20190; 2020.

Wang Q, Xia R, Liu Q, Hu Q. An application of failure mode, effects and criticality analysis (FMECA) for composite structures of airplanes’ wings. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 2020; 784(1), 1-6.

Daman A, Nusraningrum, D. Analysis of Overall Equipment Effectiveness (OEE) on Excavator Hitachi Ex2500-6. Dinasti International Journal of Education Management and Social Science, 2020; 1(6), 847-855.

Nallusamy S, Kumar V, Yadav V, Prasad U K, Suman, S. K. Implementation of total productive maintenance to enhance the overall equipment effectiveness in medium scale industries. International Journal of Mechanical and Production Engineering Research and Development, 2018; 8(1), 1027-1038.

Afefy I H. Reliability-Centered Maintenance Methodology and Application: A Case Study. Engineering, 2(11), 2010; 863-873.

Ahmadi A, Ciptomulyono U, Hartanto E T. Aplikasi Failure Mode Effect and Criticality Analysis (FMECA) Dalam Penentuan Interval Waktu Penggantian Komponen Kritis Radar JRC JMA 5310 Pada KRI Satuan Kapal Patroli Koarmatim. JOURNAL ASRO, 2016; 6, 1-12.

Yssaad B, Khiat M, Chaker A. Reliability centered maintenance optimization for power distribution systems. International Journal of Electrical Power & Energy Systems, 2014; 55, 108-115.

Herwinto. Pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE) Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Efektivitas Mesin Carding (Studi kasus: PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang). Skripsi. Malang: Universitas Brawijaya. 2014.

Muliana M, Hartati, R. Penentuan Komponen Kritis Mesin pada Stasiun Press Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. Surya Panen Subur 2. Jurnal Serambi Engineering, 2022; 7(3). 3439 – 3445.

Ahmed S, Gu X C, Accident-based FMECA study of Marine boiler for risk prioritization using fuzzy expert system. Results in Engineering, 6, 100123. 2020.

Renjith V R, Kumar P H, Madhavan D. Fuzzy FMECA (failure mode effect and criticality analysis) of LNG storage facility. Journal of Loss Prevention in the Process Industries, 2018; 56, 537-547.

Shanks, K., Hamad, A., & Ameer, A. (2020). Failure modes effects and criticality analysis and fault tree analysis case study of waste heat recovery plant in a cement factory, United Arab Emirates. Journal of Failure Analysis and Prevention, 2010; 20(1), 40-50.

Army U S. Failure modes, effects and criticality analysis (FMECA) for command, control, communications, computer, intelligence, surveillance, and reconnaissance (C4ISR) facilities. Department of the Army, Technical Manual No. TM, 5-698. 2006.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.